Kamis, Januari 14, 2010

Glitter..Glitter!!!

Blogger Templates

Blogger Templates

Rabu, November 25, 2009

Beautiful Paris...



My First time journey to Paris...
Front of "Arc de Triomphe Etoile".



was happy have been there, unforgetable moment ever!!
take a look at the picture, we had a lunch together, and it's fun!





Selasa, November 24, 2009

My achievement part 2




Pramugari Mandala Terpilih sebagai Duta Pramugari Indonesia
Juli 5, 2007 ·

Denpasar – Pramugari Mandala Airlines, Dewi Adriani (20) ,terpilih sebagai duta pramugari Indonesia. Dewi ditunjuk menjadi duta setelah memenangkan kontes pemilihan pramugari terbaik nasional yang diadakan Asosiasi Perusahaan Penerbangan Sipil Nasional atau INACA di Denpasar, Bali.
Dalam kontes pemilihan pramugari, dara kelahiran Jakarta 6 Januari 1986 ini berhasil menyisihkan 45 peserta lainnya dari beberapa perwakilan maskapai nasional anggota INACA yang jumlahnya 26 perusahaan.
Penilaian tidak hanya dari penampilan, tetapi juga pengetahuan dan pemahaman pramugari seputar masalah keselamatan dan keamanan penerbangan serta perkembangan dunia penerbangan saat ini. Ditemui di Kuta, Kamis (5/7), Dewi mengaku, penunjukan dirinya sebagai duta pramugari akan menjadi tugas yang berat sekaligus tantangan.
Selain harus mempromosikan soal keselamatan dan keamanan penerbangan, duta pramugari juga dituntut untuk bisa mengingatkan kesadaran kepada penumpang terhadap keselamatan selama dalam penerbangan.
Menurut Dewi, kesadaran sebagian besar masyarakat terhadap keselamatan penerbangan masih sangat rendah, seperti pengaktifan telepon seluler di pesawat, tidak digunakannya sabuk pengaman dan penumpang beranjak dari tempat duduk sebelum pesawat benar-benar berhenti.
“Apalagi masing-masing orang mempunyai karakter yang beda. Ada penumpang yang justru marah jika diingatkan, tetapi ada juga penumpang yang ramah. Dari sini saya belajar memahami karakter masing-masing penumpang dan cara berkomunikasi dengan orang,” kata Dewi, yang sudah bergabung di Mandala Airlines selama tiga tahun.
Dia menambahkan, maskapai penerbangan sendiri sebenarnya sudah menerapkan standar keselamatan internasional. “Walaupun awal tahun ini ada beberapa musibah kecelakaan, bukan berarti maskapai tidak memenuhi standar keselamatan,” ujarnya serius.
Mengenai profesi pramugari, lulusan SMU Negeri 1 Mojokerto ini berpendapat, sebagai bagian dari awak kabin, selain kemampuan komunikasi, hal utama yang harus dimiliki pramugari adalah pengetahuan standar keselamatan penerbangan. “Ini modal utama, karena pramugarilah yang akan membimbing penumpang, jika terjadi kecelakaan,” jelasnya.
Sumber ;
Kompas
google_protectAndRun("render_ads.js::google_render_ad", google_handleError, google_render_ad);

Thanx to kompas for typed many good things about me and my achievement...

Rabu, 4 Juli 2007Dirancang Empat Tahun Lalu, Disabet Pramugari Mandala

Nusa Dua,- Untuk menjadi pramugari, bukan hanya paras cantik dan penampilan menawan menjadi modal utama. Aspek safety (keamanan) justru menjadi penentu kualitas seorang pramugari. Hal ini sudah teruji secara sukses dalam ajang The Best Stewardess 2007 yang berlangsung di Hotel Inna Putri Bali, Nusa Dua, Bali, tadi malam. M. RIDWAN-WIJA, Nusa Dua SEBAGAI cuatan perdana, helatan pemilihan Best Stewardess (Pramugari Terbaik) INACA 2007, terbilang sukses. Setidaknya perhelatan ini sudah mampu menempatkan aspek safety bagi seorang pramugari yang selama ini dikenal terlalu melankolis. Panggung terbuka yang terletak di bibir pantai hotel Inna Putri Bali, Nusa Dua menjadi saksi wibawa dan kemeriahan acara yang baru pertama dihelat INACA (Indonesia National Air Carrier Association) ini. Sebanyak 46 peserta dari tujuh penerbangan nasional telah mengadu kemampuan para pramugarinya selama 2-3 Juli lalu. Peserta yang ambil bagian dari tujuh Air Lines nasional. Yakni, Merpati, Sriwijaya Air, Pelita Air, Indonesia Air Transport, Trigana Air Service, Mandala Air Lines, Lion Air dan Batavia Air. Dari semua peserta tersebut Merpati dan Pelita menempatkan peserta full team. Yakni sepuluh peserta sebagaimana diisyaratakan panitia. Acaranya memang tak dikemas mewah sebagaimana gebyar penobatan Puteri Indonesia atau ajang catwalk lainnya. Sebab INACA sendiri sudah berkomitmen tak ingin terjebak ke dalam ajang putri-putrian tersebut. Memang tidak ada isitilah karantina. Sebab menurut Ketua Panitia, IG Bambang Narayana, seleksi peserta yang di ikutsertakan sudah dilakukan di masing-masing maskapai yang ambil bagian. “Kita sudah rancang acara ini sejak empat tahun lalu, tapi baru saat ini bisa direalisasikan,” kata Narayana. Kebetulan kata dia, isu persoalan safety penerbangan saat ini lagi hangat menjadi bahan pergunjingan publik. Meski begitu ia menepis, helatan acara ini lantaran adanya isu cekal penerbangan Indonesia ke Eropa. Yang pasti menurutnuya, pihaknya menggelar acara ini karena ingin memberikan gambaran kepada publik agar tak melihat pramugari tidak hanya cantik dan menarik. “Memang penekanan dalam lomba Best Stewardess ini pada aspek bagaimana parmugari menguasai safety dan security,” jelas Bambang. Bobot itu menurutnya, dilihat dari aplikasinya di lapangan. Dan panitia yang terdiri dari mantan Dirjen Perhubungan Udara Dephub, dan CEO INACA memang sudah menilai bagaimana masing-masing peserta memperagakan dan bertindak bagi keamanan dan keselamatan sebuah penerbangan. Jadi, service, kecantikan dan penampilan ditempatkan dalam kriteria terakhir dalam ajang ini. Namun postur tubuh, kecantikan juga diperhitungkan dalam seleksi ini. “Dalam keadaan emergency kan pramugari yang pertama melakukan tindakan penyelamatan dan evakuasi,” ungkap Bambang. Dengan predikat ini lanjutnya, pihaknya ingin menepis stigma tentang pramugari yang lebih dikenal hanya untuk melayani dan berpenampilan menarik. Ajang ini menurutnya akan digelar setiap empat tahun. Selain untuk memacu sistem keamanan sistem penerbangan juga sekaligus memacu rating sebuah masakapai penerbangan. Khususnya asepek keamanan dan keselamatan. Tepat pukul 19.00 Wita tadi malam merupakan malam kemenangan besar bagi keluarga besar Mandala Airlines. Sebuah penerbangan nasional yang dikelola kelompok bisnis angkatan bersenjata Republik Indonesia ini, dinyatakan sebagai pemenang yang berhak berada di tangga utama supremasi pramugari versi INACA ini. Panitia telah memutuskan Dewi Andrini dari Mandala Airline sebagai pemenang dari tujuh peserta Best Stewardess 2007 dari tujuh penerbangan pesrta yang ambil bagian di perhelatan perdana ini. Itu diraih gadis 21 tahun asal Jakarta ini setelah menysihkan 46 peserta. Gadis kelahiran Jakrta, 6 Januari 1986 ini pun dinyatakan berhak memakai selendang sebagai Duta Safety INACA 2007.
From : Pontianak Post.
Mandala Airlines... brought me to this unforgetable moment.
I'm so glad for have been worked for Mandala Airlines...

My achievement part 1


Tanamkan Kesadaran Pentingnya SafetySabtu, 14/07/07 06:28:10 AM




Dewi Adriani, Duta Safety INACA 2007





Begitu disebut nama Dewi, sekaligus diumumkan mendapat anugerah Best Stewardess INACA 2007, wajah gadis kelahiran Jakarta, 6 Januari 1986 itu berbinar-binar. Pramugari Mandala Airlines ini berjanji akan menanamkan kesadaran soal pentingnya keamanan penerbangan. Bagaimana hal itu dia lakukan?DALAM ajang itu, gadis cantik ber­nama lengkap Dewi Andriani, lang­sung dikerubutin wartawan. Da­ra manis bertubuh tinggi yang akrab dipanggil Dewi memang di­no­batkan menjadi Duta Safety aso­siasi maskapai penerbangan na­sio­nal (INACA) 2007. Pe­no­ba­tan itu merupakan yang per­ta­ma­­kali diselenggarakan oleh INACA. Tugas utamanya meng­kam­­panyekan pe­ne­rapan asas ke­­se­la­­­matan dan ke­amanan pener­­bang­an. Sementara itu, dari pramugari si bu­­rung besi plat merah, Garuda In­do­­nesia, tidak mengirimkan wa­kil­nya, sehingga nominasi duta sa­fety dikuasai maskapai swasta saja.Wanita yang masih duduk di bangku kuliah dan baru memasuki se­mester lima di Universitas Ter­bu­ka jurusan Komunikasi itu, satu ta­hun ke depan akan mengemban tu­gas untuk mengkampanyekan se­putar keselamtan penumpang saat berada di atas pesawat.Dewi yang baru bergabung dan men­jadi pramugari tiga tahun lalu di maskapai Mandala Airlines, me­nyisihkan 46 pramugari lainnya pa­da ajang pemilihan Duta Safety yang diselengarakan INACA (Indo­nesia National Air Carrier) di Nusa Dua Bali, beberap waktu lalu.Wanita lulusan SMU Mojo­ker­to, Jawa Timur, ini mengakui, ke­sa­daran penumpang udara Indonesia akan keselamatan (safety) ma­sih rendah, buktinya masih banyak yang menggunakan telepon geng­gam di pesawat dan langsung ber­diri, padahal pesawat belum benar-be­nar berhenti.Saat dinobatkan sebagai Duta Sa­fety maskapai penerbangan di Ta­nah Air, Dewi akan men­so­sia­li­sa­sikan dan menyadarkan para pe­numpang akan pentingnya ‘sa­fe­ty’. Wanita yang bergabung di pe­rusahaan penerbangan swasta, Man­dala Airlines sejak tiga tahun lalu, mengakui, kesadaran ‘safety’ penumpang udara Indonesia masih sangat rendah. Dia mencontohkan, di dalam pesawat masih banyak ditemui telepon genggam yang menyala. Padahal awak kabin sebelum be­rangkat sudah mengumumkan ke­­pada penumpang agar me­mati­kan ponselnya, karena me­ng­ganggu sis­tem navigasi. rm


Thanx to Rakyat merdeka, for typed many good things about me, about the achievement...
just want to remember this beautiful moment of mine... on july 5th 2007.